Prinsip-Prinsip Desain Slide Presentasi yang Efektif dan Memikat

Banyak orang yang beranggapan bahwa membuat slide presentasi yang efektif dan memikat itu ribet. Perlu waktu dan usaha yang lebih untuk menghasilkan desain yang keren.

Di tulisan kali ini, saya akan menunjukkan kepada Anda bagaimana membuat desain slide presentasi yang efektif dan memikat tanpa ribet. Hanya dengan menerapkan prinsip-prinsip desain slide.

Sebelum membaca lebih jauh, kita sepakat dulu dengan efektif dan memikat yang saya maksud. Efektif dalam artian audiens dapat dengan mudah menangkap poin utama yang ingin Anda sampaikan. Memikat dalam arti tampilan slidenya menarik untuk dilihat dan tidak penuh dengan informasi.

Kita akan mengubah slide berikut ini:

Contoh di atas adalah tipikal slide copy-paste dari dokumen ke dalam slide. Slidenya penuh dengan teks.

Slide seperti itu akan menyulitkan audiens untuk menemukan pesan utama yang ingin disampaikan. Mereka akan sibuk membaca dan akan mengabaikan presenternya.

Kita akan mengubah slide tersebut menjadi lebih efektif dan memikat menggunakan prinsip-prinsip desain dalam membuat slide.

Anda tidak perlu punya bakat desain untuk melakukan ini. Yang perlu Anda lakukan hanya berpikir layaknya desainer. Itupun tidak perlu berpikir seperti desainer ahli, cukup desainer pemula… hehehe.

1. Proximity

Proximity atau kedekatan adalah mengelompokkan bagian yang terkait secara bersama. Dengan menerapkan prinsip proximity, kita dapat mengelompokkan slide tadi menjadi empat bagian.

2. White Space

White space adalah ruang kosong yang memisahkan elemen-elemen yang berbeda. Dengan memisahkan elemen yang berbeda, audiens akan dengan mudah menemukan satu fokus dalam slide.

Slide sebelumnya sudah dikelompokkan, namun secara umum masih terlihat menyatu karena tidak ada ruang kosong antara satu poin dengan poin lainnya.

3. Simplicity

Simplicity maksudnya adalah membuang yang tidak perlu. Anda tidak perlu menuliskan beberapa paragraf dalam satu slide. Jangan buat audiens membaca slide, tapi buatlah mereka mendengarkan Anda. Tulis poin penting saja.

4. Alignment

Alignment adalah perataan. Cara mengatur elemen-elemen dalam slide, apakah itu rata kiri, rata tengah, atau rata kanan. Slide di atas sudah diatur rata kiri. Berikut ini contoh perataan lainnya dalam slide.

5. Contrast

Kontras terjadi ketika dua atau lebih elemen nampak berbeda. Perbedaan ini bisa karena bentuk atau warna.

Dalam desain slide, kontras dapat digunakan untuk menghasilkan dampak, menyoroti sesuatu yang penting, membuat grafik yang menarik, dan menarik perhatian audiens.

6. Repetition

Repetition atau pengulangan adalah penggunaan kembali elemen yang sama dalam slide atau di seluruh desain slide.

Pengulangan dapat menciptakan rasa persatuan dan konsistensi di seluruh desain slide. Pengulangan menciptakan keterpaduan, gaya tertentu, dan memperkuat desain.

7. Utilize Design Element

Elemen desain ada beberapa, seperti garis, shape, gambar, dll. Elemen desain ini bisa dimanfaatkan untuk membuat tampilan slide Anda lebih menarik. Terkait ini akan saya berikan contoh terpisah.

Bagaimana menurut Anda?

Hasilnya lebih efektif dan memikat kan dibanding slide awalnya.

Demikianlah 7 prinsip-prinsip desain slide yang dapat Anda terapkan untuk membuat slide presentasi Anda menjadi lebih efektif dan memikat. Tidak perlu jago desain dan cukup dengan keterampilan dasar PowerPoint, Anda dapat mengaplikasikan prinsip-prinsip desain slide di atas.

Selamat mencoba…

1 thought on “Prinsip-Prinsip Desain Slide Presentasi yang Efektif dan Memikat”

  1. Pingback: Cara Membuat Desain Slide Presentasi yang Sederhana tapi Menarik – Panrita Slide

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *